August 25, 2006

Bikin mesin hosting dengan VMware Server

Filed under: Computer, Networks

Assalamu ‘alaikum wr.wb.

Sudah agak lama nggak nulis, ini cuma sekedar mendokumentasikan oprekan saja.

Saat ini saya lagi iseng main VMware Server, aplikasi gratisan dari VMware yang berfungsi sebagai server virtualization. Kasarnya itu adalah membuat banyak komputer virtual dalam satu server fisik. Untungnya banyak, mulai dari menghemat resource datacenter (listrik, komputer, disipasi panas, penyejuk ruangan) sampai kemudahan administrasi (backup virtual machine terlalu mudah dilakukan).

Stepnya kira-kira begini :

1. Siapkan sebuah komputer yang agak kenceng. Kalau saya sih pakai nya AMD Opteron 200 1,8GHz, RAM 1GB, Harddisk 120 GB, dan dual gigabit ethernet.
2. Install Linux Ubuntu sesuai prosedur yang ada di Instalasi Ubuntu dari Howto Forge ini.
3. Install VMware Server sesuai prosedur yang ada di Instalasi VMware Server dari Howto Forge ini.

Langsung saya install beberapa Guest OS, mulai dari FreeBSD, Windows 2000 dan 2003, Linux Ubuntu dan Solaris.

Ini salah satu tips untuk instalasi FreeBSD yang cukup keren yang saya baca di VMware Forum ini. Tips ini dipakai untuk membuat FreeBSD menggunakan driver ethernet Intel e1000 (em0) menggantikan driver AMD PCNet (lnc0) bawaan default dari VMware. Saya juga sempat coba pakai VMware Tools, cuma nggak berhasil.

Untuk Backup, saya coba pakai rdiff-backup, aplikasi incremental backup dan restore sebuah direktori, baik itu local dan remote. Karena dia incremental backup, jadi hanya backup pertama saja yang besar dan lama, sisanya cukup diff nya saja. Contoh oprekan rdiff-backup itu bisa dilihat di Howto Forge, tetapi belum sempat saya praktekkan.

Lagi kepikiran untuk bikin script backup untuk Guest OS ini dengan rdiff-backup, sehingga semua Guest OS bisa dibackup dan direstore dengan mudah. Dengan cara ini, misalnya web server kita kena hack, kita cukup restore dari rdiff-backup, kurang dari 5 menit, sistem sudah up lagi, kayak nggak ada apa-apa. Enak kan ?? ;) Kalau sudah jadi, akan saya post di sini.

Dari pengamatan sekilas, performa sistem komputer virtual ini tidak jauh berbeda dengan sistem komputer yang dedicated. CPU sistem baru naik jika saya jalankan proses compile di Guest OS. Kalau nggak ada apa-apa, ya anteng aja si VMware Servernya.

Saya lihat sistem virtual ini cocok untuk hosting sistem informasi di sebuah kampus yang bebannya nggak gila-gilaan, moderate to low. Terutamanya sistem LAMP (linux apache mysql php/perl/python) yang diisi aplikasi CMS (joomla, drupal, wiki).

Sementara gitu dulu. Mudah-mudahan berguna.

Wassalamu ‘alaikum .wr.wb.

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://affanzbasalamah.blogsome.com/2006/08/25/bikin-mesin-hosting-dengan-vmware-server/trackback/

  1. incrementalnya rdiff ini beda ya dengan incremental punya backup software lain (windows backup misalnya)? sori mas, belum sempat baca tentang rdiff soalnya. tapi kalo misalnya sama, untuk restore bukannya harus merestore file hasil backup pertama ditambah semua file hasil backup incrementalnya itu. beda kalo misalnya pake differensial, yang cukup restore file backup pertama plus file backup terakhir.

    Comment by eko — August 28, 2006 @ 3:22 am

  2. Entah namanya apa ya, yang jelas rdiff-backup ini backup restore nya gampang banget. Contohnya saya punya direktori source/ yg akan saya backup ke direktori target/, saya cukup ketik : rdiff-backup source/ target/. Kalau mau restore, cukup ketik : rdiff-backup -r target/ source/. Itu belum fitur2 lain seperti backup mundur 10 hari yang lalu dan backup ke remote computer.

    Comment by affanzbasalamah — August 28, 2006 @ 3:54 am

  3. bro pernah nyoba vmware kalau server lagi idup tiba tiba mati lampu perli install ulang vmwarenya lagi bro?

    Comment by bimoseptyop — August 6, 2007 @ 4:17 pm

  4. Sejauh ini tulisan ini sangat informatif bagi saya tapi saya belum sempet praktekin sebab dalam proses downloading…. ^_^

    Comment by yudi-newbie — September 12, 2007 @ 2:47 am

  5. mas saya mo tanya, misalnya saya sudah melakukan backup dari mesin source ke mesin target, menggunkan rdiff-backup source target,kemudian mesin souce ada file baru ato data baru, yg saya mo tanyakan gimana caranya mengupdate data baru dari mesin souce ke mesin target, yg saya coba saya menjalankan perintah rdiff-backup source target untuk yg kedua kalinya, file yg baru tsb ter-backup di mesin target, tetapi di direktory target/rdiff-backup-data/increments kok ada pesan filebaru.2007-09-11-15T01:42:36+07:00.missing, kenapa ya,maslahnya muncul saat saya merestore fi le backup menggunakan increment, terjadi error

    Comment by irfan — September 14, 2007 @ 7:54 pm

  6. Ooo, vmware server tu buat server ya.
    Kirain miripvirtualbox gitu,udah di dongload lagi.
    pantesan!

    Comment by amrinz — November 20, 2008 @ 2:20 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here